Budidaya Cabe di Musim Hujan Tapi Berhasil

sesungguhnya selagi ini orang tani berpendapat masa hujan selaku off season tumbuhan cabe. keadaan ini diakibatkan cabe amat susah buat dirawat selagi masa hujan.

bahaya hadir dari agresi wereng yang meledak sampai bermacam jenis penyakit oleh jamur serta kuman yang merajalela selagi masa hujan.

Oleh karna itu, melimpah orang tani yang beranjak buat menanamkan tumbuhan lain. akhirnya, bekal cabe di pasaran menurun ekstrem. keadaan ini berakhir pada naiknya harga cabe.

pasti aja kans ini amat disayangkan buat dilewatkan.

Oleh karna itu, orang tani mesti memelihara tumbuhan cabainya lebih ekstra buat dapat pengetaman serta memperoleh harga yang baik juga. Anda juga bisa mencoba budidaya dengan cara menanam cabe hidroponik yang lebih kuat saat musim hujan datang.

menanamkan cabe pada masa hujan bakal menghadapi anca cuaca yang enggak kontributif buat tumbuh kembangnya tumbuhan cabe dengan cara biasa.

tidak cuma itu bakal membawa dampak juga bertumbuhnya makhluk bernyawa pengacau tumbuhan bagus wereng ataupun penyakit tumbuhan alhasil resiko kekalahan panennya jadi lebih besar.

buat mengantisipasi biar tumbuhan cabe enggak rawan batal selagi masa hujan, sebagian keadaan yang harus dicermati antara lain:

jenis cabe

jenis lokal (non-hibrida) yang bisa menyesuaikan dimusim hujan ialah cabe besar Tit hebat LV, serta cabe berkeluk-keluk lokal

Tit hebat LV

Tit hebat LV adalah cabe besar alun-alun kecil yang sesuai ditanam sepanjang masa, terpenting dimusim hujan.

kemajuan vegetatif tumbuhan tangguh, batang penting ada agen lateral sedikit alhasil agen penting tumbuh berdiri serta tinggi. judul tumbuhan akur, patera berona hijau, minim berlilin serta berdimensi lagi.

Buah berona merah berumur pada ketika matang, jauh buah 12-14 centimeter denagn garis tengah 1, 5 centimeter. baya pengetaman 90 hari sehabis benih atas kemampuan perolehan 20 ton masing-masing hektar.

menanam cabe di musim hujan

berkeluk-keluk lokal

jenis berkeluk-keluk lokal yang kuat akan hujan semisal berkeluk-keluk lokal bersih, rembang, melayang, sumatera barat, garut, karo, serta serupanya.

tidak cuma cabe lokal kawasan, terdapat cabe berkeluk-keluk lokal yang sudah diseleksi industri asal mula semisal kayun (East West seed), cambuk (Chia-Thai seed), select berkeluk-keluk (selektani), tepuk (si Hyang remis), andal, paripurna, serta serupanya.

membenarkan drainase di sekeliling pertanaman

Air yang menggenang jadi penyebab bertumbuhnya OPT (makhluk bernyawa pengacau tumbuhan) bagus wereng ataupun penyakit tumbuhan cabe.

membenarkan saluran pengasingan air harus dijalani alhasil air mengalir atas laju.

menata tinggi bedengan

Pada masa gersang tinggi bedengan kebanyakan cukup hingga atas 50 centimeter, akan tetapi pada ketika masa hujan bedengan tumbuhan harus terbuat lebih tinggi.

Tinggi bedengan bisa terbuat jadi 60-70 centimeter. keadaan ini dimaksudkan buat mengecilkan kelembaban tanah dampak banyaknya air di masa hujan.

harmonisasi jarak tabur yang lebih luas

orang tani yang telah profesional pada masa hujan, kebanyakan menata jarak tabur jadi 60×70 centimeter atas pola zig-zag atau segitiga.

atas jarak tabur yang luas binar baskara bisa bebas masuk ke sekeliling tumbuhan cabe, alhasil kelembaban udara yang tinggi bisa dikurangi.

walaupun besaran komunitas tumbuhan cabe jadi menurun, akan tetapi bisa memudahkan konservasi tumbuhan serta memberi hawa keadaan mikro yang lebih bagus.

kontrol kemajuan OPT dengan cara intensif

kemajuan OPT bagus wereng ataupun penyakit amat lekas pada masa hujan karna cuaca yang mensupport kemajuannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *